MURIANETWORK.COM - Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Sandi Nugroho, memimpin peninjauan langsung pengamanan di sejumlah klenteng di Kota Palembang, Senin (16/2/2026) malam. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan Tahun Baru Imlek, memberikan rasa aman bagi warga yang menjalankan ibadah.
Tinjauan Dimulai dari Klenteng Gie Hap Bio
Didampingi Wakapolda, pejabat utama Polda Sumsel, serta Kapolrestabes Palembang, Sandi Nugroho memulai rangkaian kunjungannya sekitar pukul 20.00 WIB. Titik pertama adalah Klenteng Gie Hap Bio di Jalan Wahidin, Kelurahan Talang Semut. Di lokasi ini, rombongan pimpinan disambut hangat oleh para pengurus klenteng.
Tak sekadar melihat dari jauh, Kapolda dan jajarannya melakukan pengecekan menyeluruh di area sekitar tempat ibadah. Mereka memastikan kesiapan personel, mengevaluasi pola pengamanan yang diterapkan, serta mengamati langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang terpantau kondusif.
Apresiasi untuk Dedikasi Petugas di Lapangan
Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para petugas, Sandi Nugroho menyerahkan bingkisan kepada lima perwakilan. Penerima apresiasi itu terdiri dari tiga personel pengamanan internal klenteng, satu bhabinkamtibmas, dan satu babinsa yang telah bersinergi menjaga lokasi.
Pengecekan Berlanjut ke Klenteng Tri Dharma
Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Klenteng Tri Dharma di Jalan Perikanan, Kelurahan 9-10 Ulu. Di klenteng kedua ini, pola yang sama kembali diterapkan. Kapolda kembali mengecek kesiapan pengamanan sambil berdialog langsung dengan petugas dan pengurus.
Interaksi ini penting untuk mendapatkan gambaran utuh dan memastikan tidak ada celah yang terlewat, sehingga seluruh rangkaian ibadah Imlek dapat berjalan lancar tanpa gangguan.
Mengenai esensi dari kunjungan lapangan ini, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang, memberikan penjelasan.
"Kunjungan tersebut merupakan bentuk pengawasan langsung pimpinan terhadap kesiapan pengamanan," ungkapnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa inspeksi mendadak bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari mekanisme pengawasan internal untuk memastikan komitmen keamanan benar-benar dijalankan di tingkat lapangan.
Artikel Terkait
Banjir dan Longsor Landa Nagari Koto Kaciak Agam, Puluhan Rumah Terendam
Pasangan Kekasih di Bekasi Diamankan Diduga Buang Bayi Baru Lahir
Lebih dari 40.000 Peserta BPJS PBI Kembali Aktif, 2.000 Beralih Bayar Mandiri
Wamendagri Dorong Konsep Green Island Nusa Penida Diperkuat dan Diintegrasikan