"Alhamdulillah tidak ditemukan benda mencurigakan, bahan peledak (handak), atau barang lain yang dapat mengganggu jalannya ibadah. Situasi di sekitar klenteng tertib dan kondusif," ungkap Suroto.
Ia menegaskan bahwa langkah ini murni bersifat pencegahan. Kehadiran aparat bertujuan untuk memberikan rasa aman sehingga seluruh umat dapat merayakan hari raya dengan tenang dan khidmat.
Pengamanan Berlanjut, Umat Merasa Tenang
Komitmen pengamanan tidak berhenti pada sterilisasi satu kali. Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, melalui pernyataan resminya, memastikan bahwa monitoring dan pengawalan akan terus dilaksanakan selama masa perayaan.
"Pengamanan dan monitoring di beberapa klenteng wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjungperak akan tetap dilaksanakan guna cipta kondisi yang kondusif," tegas Suroto.
Respons dari pengurus klenteng pun sangat positif. Mereka menyambut hangat dan mengapresiasi langkah proaktif kepolisian ini. Kehadiran petugas di sekitar lokasi ibadah dinilai sangat membantu dalam menciptakan ketenangan bagi jemaat yang akan berkumpul merayakan Imlek. Dengan koordinasi yang baik antara aparat dan pengelola rumah ibadah, suasana perayaan diharapkan dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh kedamaian.
Artikel Terkait
Armada Kemanusiaan Global Berlayar dari Marseille untuk Bantu Gaza
Harga Emas Antam di Pegadaian Stagnan pada Minggu, 5 April 2026
Delapan Rudal Iran Hantam Israel, Lima Orang Terluka dan Kerusakan Parah Dilaporkan
Mendagri Minta Pemda Berhemat untuk Cegah PHK PPPK Jelang Batas APBD 2027