Tujuh Koper Wisatawan Thailand Raib Saat Parkir di Kawasan Bromo

- Senin, 16 Februari 2026 | 19:50 WIB
Tujuh Koper Wisatawan Thailand Raib Saat Parkir di Kawasan Bromo

Liburan di Bromo berubah jadi mimpi buruk bagi sekelompok turis Thailand. Tujuh koper mereka lenyap, diduga dicuri, saat kendaraan rombongan terparkir di kawasan Kecamatan Sukapura, Probolinggo. Polisi kini berburu pelaku dan barang-barang berharga yang raib.

Menurut informasi yang beredar, kejadian ini berlangsung Minggu (15/2) lalu. Mobil yang membawa para wisatawan itu diparkir di pendopo setempat. Saat itu, sopir dan penumpang sempat turun sebentar. Mobil dalam keadaan terkunci, tampak aman-aman saja dari luar.

Tapi kemudian, ada yang aneh. Pintu mobil ternyata sulit dibuka. Setelah berhasil dibuka, pemandangan di dalamnya sungguh kacau. Koper-koper yang tadinya rapi berantakan. Setelah dihitung, tujuh koper hilang begitu saja.

"Saat dibuka, kondisi di dalam sudah berantakan. Koper yang semula tersusun rapi sudah acak-acakan. Setelah dicek, tujuh koper hilang,"

kata Jhonni, agen travel yang mendampingi rombongan.

Upaya penelusuran langsung dilakukan. Kabarnya, salah satu koper berhasil dilacak sinyal GPS-nya terakhir kali di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Ini jadi titik terang bagi penyelidikan.

Di sisi lain, Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala membenarkan laporan kejadian ini. Ia menyebutnya sebagai dugaan tindak pidana pencurian yang menimpa wisatawan asing.

"Saat ini masih anggota Polsek Sukapura bersama tim unit Buser Satreskrim Polres Probolinggo melakukan penyelidikan dan pengembangan. Untuk lain-lainnya akan kami sampaikan lagi,"

ujar Ardhi, menegaskan bahwa penyelidikan masih terus bergulir.

Peristiwa ini tentu jadi peringatan. Kawasan wisata yang ramai, meski pemandangannya memukau, tetap perlu kewaspadaan ekstra. Para pelancong, baik lokal maupun mancanegara, diharap tak lengah dengan barang bawaan mereka.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar