Upaya penelusuran langsung dilakukan. Kabarnya, salah satu koper berhasil dilacak sinyal GPS-nya terakhir kali di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Ini jadi titik terang bagi penyelidikan.
Di sisi lain, Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala membenarkan laporan kejadian ini. Ia menyebutnya sebagai dugaan tindak pidana pencurian yang menimpa wisatawan asing.
"Saat ini masih anggota Polsek Sukapura bersama tim unit Buser Satreskrim Polres Probolinggo melakukan penyelidikan dan pengembangan. Untuk lain-lainnya akan kami sampaikan lagi,"
ujar Ardhi, menegaskan bahwa penyelidikan masih terus bergulir.
Peristiwa ini tentu jadi peringatan. Kawasan wisata yang ramai, meski pemandangannya memukau, tetap perlu kewaspadaan ekstra. Para pelancong, baik lokal maupun mancanegara, diharap tak lengah dengan barang bawaan mereka.
Artikel Terkait
Politisi Desak Penegakan Hukum atas Intimidasi Petugas Kebersihan di Cengkareng
Libur Panjang Paskah, Kawasan Monas Ramai Dikunjungi Keluarga
Pengacara Bantah Kliennya Ada di TKP Kasus Kekerasan Seksual di Tanah Abang
Lansia di Jepara Tewaskan Mantan Mertua Usai Bakar Korban dengan Pertalite