Mansur menjelaskan bahwa penyelidikan difokuskan untuk menemukan akar masalah. Timnya akan menelusuri apakah ada tanda-tanda kerusakan sebelumnya dan mengapa tidak ada langkah pencegahan yang dilakukan. Penekanannya adalah pada pencegahan, mengingat lokasi tembok yang berbatasan langsung dengan permukiman warga dan area sekolah.
"Kami menyelidiki ini loh apa sih penyebabnya ini kok bisa ambruknya dari ujung ke ujung, apakah tidak tahu dari awal sebelumnya ada tanda-tanda, kalau memang tahu kenapa nggak dikasih penyangga ataupun diperbaiki dan sebagainya. Ke situ nanti kita arahnya," paparnya.
Ia menambahkan bahwa investigasi ini penting sebagai pembelajaran bagi semua pihak, terutama karena menyangkut fasilitas umum. Komitmen untuk memberikan kejelasan kepada publik juga ditegaskannya.
"Artinya ini kan fasilitas umum yang jadi korban, jadi biar tidak terulang lagi, karena ini kan tempat rumahnya bersebelahan dengan sekolahan. Jadi supaya mereka harus lebih berhati-hati, oh faktornya ada di sini toh, supaya tidak terulang lagi," lanjut Mansur.
Viral di Media Sosial dan Antisipasi Ke Depan
Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik keruntuhan telah menyebar luas di platform seperti Instagram, disiarkan oleh akun @wargajakarta.id. Viralnya video ini turut menyoroti pentingnya pemeliharaan infrastruktur publik, khususnya di lingkungan yang ramai aktivitas seperti sekolah. Hasil penyelidikan kepolisian nantinya diharapkan dapat menjadi dasar bagi langkah perbaikan dan pengawasan yang lebih ketat, demi menjamin keselamatan warga dan siswa di sekitarnya.
Artikel Terkait
Penyelundupan 202 Reptil Hidup ke Dubai Digagalkan di Soekarno-Hatta
AS dan Iran Saling Klaim Soal Nasib Jet Tempur F-15 yang Jatuh
Pegawai Tangerang dan Tangsel Mulai WFH Setiap Jumat Pekan Depan
Korban Laporan Begal di Lebak Bulus Ternyata Sasaran Pengeroyokan Tawuran