MURIANETWORK.COM - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan bahwa kirab budaya yang digelar partainya di Tegal, Minggu (15/2), merupakan strategi sosialisasi yang berusaha menyatu dengan tradisi lokal. Menurutnya, pendekatan ini diambil agar kegiatan politik tetap menghormati dan merawat kearifan budaya setempat, sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM dan seniman lokal untuk terlibat dan mendapatkan manfaat ekonomi.
Politik yang Menyatu dengan Tradisi
Kaesang menjelaskan, pilihan menggelar kirab budaya bukanlah tanpa alasan. PSI berupaya menghadirkan diri di tengah masyarakat dengan cara yang lebih membumi dan cair, menjauh dari kesan formal dan kaku yang sering melekat pada aktivitas partai politik. Ia menekankan pentingnya menjaga harmoni antara dinamika politik dan kehidupan budaya yang telah mengakar.
"Kami ingin hadir dengan cara yang menyenangkan, terbuka, dan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. Politik harus bisa berjalan seiring dengan kebudayaan, bukan meninggalkannya," tutur Kaesang di sela-sela acara.
Artikel Terkait
Megawati Serukan Persatuan Politik Tuntut Keadilan atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Pasangan Muda-Mudi Diguyur Air Warga Usai Ketiduran Berpelukan di Musala Pantai Logending
Pencarian Dua Mahasiswi Terseret Arus di Wira Garden Masih Berlanjut
Kebakaran SPBE di Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas, 7 Orang Luka dan 19 Rumah Rusak