"Layanan penukaran juga tersedia di seluruh loket kantor bank umum di wilayah Kepri selama periode program berlangsung," tambahnya.
Ada kabar baik lainnya: batas maksimal penukaran per orang dinaikkan. Dari sebelumnya Rp4,3 juta, sekarang jadi Rp5,3 juta. Langkah ini jelas memberi ruang lebih buat masyarakat mengatur kebutuhan transaksi saat hari raya.
Di sisi lain, respons dari pemerintah daerah pun positif. Penjabat Sekretaris Daerah Kepri, Luki Zaiman, mengapresiasi langkah BI ini. Ia mengingatkan bahwa tradisi uang baru menjelang Lebaran sudah mengakar kuat.
"Jangan salah puasa ini pergerakan ekonominya cukup tinggi, kita ada tradisi THR dan masak besar. Maka dari itu, peredaran uang juga cepat," kata Luki.
Meski begitu, ia mengingatkan untuk tetap waspada. Masyarakat diminta hati-hati terhadap uang palsu dan hanya menukar uang melalui jalur resmi seperti bank atau layanan elektronik terpercaya, termasuk ATM.
"Distribusi diharapkan merata hingga ke pulau-pulau dan daerah terpencil, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan secara aman dan nyaman," harapnya.
Intinya, dengan persiapan yang lebih besar tahun ini, BI Kepri berharap SERAMBI 2026 bisa benar-benar mendukung kelancaran aktivitas ekonomi sekaligus memenuhi tradisi masyarakat menyambut hari kemenangan.
Artikel Terkait
Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di Agam, Pikat Wisatawan Mancanegara
Prabowo dan Megawati Serukan Perdamaian dalam Pesan Paskah 2026
Banjir dan Longsor Landa Tujuh Titik di Jembrana, Ratusan Rumah Terendam
Persib Bandung Kokoh di Puncak Klasemen Usai Kalahkan Semen Padang 2-0