Namun begitu, tidak semua orang akan absen. Udi, warga Pulogadung, mengaku akan tetap aktif bersepeda selama Ramadan. Baginya, olahraga saat puasa itu penting.
Tapi ia mengakui, suasana CFD di bulan Ramadan pasti berubah drastis. Menurut pengalamannya, keramaian akan menyusut. “Bisa 60% pesertanya hilang. Lebih sepi, pedagang juga nggak ada. Ya kalau pas puasa lebih lenggang aja, buat sepeda juga jadi enak sih,” ucap Udi, menggambarkan sisi lain dari CFD yang justru ia tunggu.
Jadi, keramaian pekan ini seperti puncak perayaan kecil. Sebuah ritual mingguan yang dirayakan lebih keras sebelum jeda yang tenang. Ada yang pamitan, ada pula yang justru menanti kelengangan itu.
Artikel Terkait
Lalu Lintas Kereta di Jalur Maswati-Sasaksaat Kembali Normal Setelah Longsor
Bus Restu Terbalik di Tol Jombang, Satu Tewas dan Belasan Luka
Arema FC Hadapi Malut United dengan Tujuh Pemain Absen
Donghae Super Junior Umumkan Album Solo Perdana dan Tur Asia 2026