Obama Soroti Hilangnya Rasa Malu dalam Politik Menyusul Video Kontroversial Trump

- Minggu, 15 Februari 2026 | 10:05 WIB
Obama Soroti Hilangnya Rasa Malu dalam Politik Menyusul Video Kontroversial Trump

Ketika dihadapkan langsung dengan pertanyaan wartawan, Trump membantah telah melihat bagian video yang menampilkan keluarga Obama. Ia juga menegaskan sikapnya mengenai permintaan maaf.

"Saya tidak membuat kesalahan," tegasnya kepada para awak media.

Respons Halus dari Barack Obama

Barack Obama memilih merespons melalui jalur yang lebih subtil. Dalam podcast berdurasi 47 menit bersama pembawa acara liberal Brian Tyler Cohen yang dirilis pada Sabtu (14/2), mantan presiden ke-44 AS itu diajak berbicara mengenai degradasi wacana politik nasional. Cohen secara spesifik menyebutkan unggahan Trump sebagai salah satu contoh kekejaman terkini.

Obama tidak menyanggah atau mengomentari insiden tersebut secara gamblang. Alih-alih, ia menjawab dengan menyoroti prinsip yang lebih luas tentang etika dalam kepemimpinan dan percakapan publik.

"Rasa malu dan kesopanan pejabat telah hilang," tuturnya, menyampaikan keprihatinan mendalam atas arah diskusi politik yang semakin meruncing.

Pernyataan itu, meski terkesan umum, ditafsirkan banyak pengamat sebagai sindiran langsung terhadap gaya komunikasi Trump yang seringkali kontroversial. Obama seakan menegaskan bahwa ada batas-batas nilai yang seharusnya dijunjung tinggi oleh siapa pun yang memegang jabatan publik, terlepas dari perbedaan pandangan politik.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar