Ketika dihadapkan langsung dengan pertanyaan wartawan, Trump membantah telah melihat bagian video yang menampilkan keluarga Obama. Ia juga menegaskan sikapnya mengenai permintaan maaf.
"Saya tidak membuat kesalahan," tegasnya kepada para awak media.
Respons Halus dari Barack Obama
Barack Obama memilih merespons melalui jalur yang lebih subtil. Dalam podcast berdurasi 47 menit bersama pembawa acara liberal Brian Tyler Cohen yang dirilis pada Sabtu (14/2), mantan presiden ke-44 AS itu diajak berbicara mengenai degradasi wacana politik nasional. Cohen secara spesifik menyebutkan unggahan Trump sebagai salah satu contoh kekejaman terkini.
Obama tidak menyanggah atau mengomentari insiden tersebut secara gamblang. Alih-alih, ia menjawab dengan menyoroti prinsip yang lebih luas tentang etika dalam kepemimpinan dan percakapan publik.
"Rasa malu dan kesopanan pejabat telah hilang," tuturnya, menyampaikan keprihatinan mendalam atas arah diskusi politik yang semakin meruncing.
Pernyataan itu, meski terkesan umum, ditafsirkan banyak pengamat sebagai sindiran langsung terhadap gaya komunikasi Trump yang seringkali kontroversial. Obama seakan menegaskan bahwa ada batas-batas nilai yang seharusnya dijunjung tinggi oleh siapa pun yang memegang jabatan publik, terlepas dari perbedaan pandangan politik.
Artikel Terkait
Awkarin Bikin Heboh dengan Unggahan Test Pack Positif
Komisi III DPR Apresiasi Vonis Bebas Amsal Sitepu, Soroti Kejari Karo
945 Calon Haji Batang Jalani Uji Ketahanan Fisik Jelang Keberangkatan
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Bahas Situasi Timur Tengah dan Kenang Pertemuan dengan Khamenei