Konfirmasi Aparat Kepolisian
Kapolsek Padas, AKP Sugeng Wahyudi, membenarkan adanya laporan kejadian keracunan massal di lingkungan pesantren tersebut. Dalam konfirmasinya, ia menjelaskan bahwa korban memang dirawat secara terpisah di beberapa lokasi untuk mempercepat penanganan.
"Benar diduga keracunan kami rawat di Puskesmas Padas Ngawi. Tapi wilayah lokasi di kecamatan kota," tuturnya pada Sabtu (14/2).
Pernyataan polisi ini menguatkan laporan awal sekaligus menunjukkan bahwa proses identifikasi lokasi kejadian dan koordinasi penanganan telah dilakukan. Investigasi untuk menentukan penyebab pasti dan titik awal kontaminasi makanan diduga masih terus berlangsung.
Artikel Terkait
ASN Pemda Dapat Opsi WFH Setiap Jumat Mulai April 2026
Jaksa Agung Minta Kejati Papua Berani Tangani Kasus Korupsi Besar
Media Malaysia Soroti Performa Indonesia Usai Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series
Wamenhub Apresiasi Polri, Kecepatan Arus Mudik-Lebaran 2026 Capai 81 km/jam