Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, KH Ma'ruf Amin memberikan tanggapannya soal keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace. Wapres ke-13 RI itu menegaskan satu hal: sikap politik luar negeri kita terhadap Palestina sudah jelas sejak puluhan tahun lalu.
"Kita itu kan tetap punya target kita atau politik luar negeri kita di dalam masalah Palestina," ujar Ma'ruf.
Dia mengingatkan, komitmen itu sudah ada sejak 1955. Intinya sederhana: Indonesia menghendaki kemerdekaan penuh bagi Palestina.
Pria yang ditemui di sekitar Kementerian Haji dan Umrah, Sabtu lalu, juga menyebut dukungan Indonesia pada penyelesaian konflik lewat two state solution. Itu prinsip utamanya. Nah, terkait keikutsertaan dalam BoP, Ma'ruf sebenarnya tak terlalu mempersoalkan. Asalkan, satu syaratnya dipenuhi: Indonesia harus tetap memegang teguh sikapnya yang mendukung kemerdekaan Palestina.
"Jadi sepanjang mengarah ke sana, itu saya kira tidak menjadi masalah," katanya lagi.
Artikel Terkait
Megawati Serukan Persatuan Politik Tuntut Keadilan atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Pasangan Muda-Mudi Diguyur Air Warga Usai Ketiduran Berpelukan di Musala Pantai Logending
Pencarian Dua Mahasiswi Terseret Arus di Wira Garden Masih Berlanjut
Kebakaran SPBE di Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas, 7 Orang Luka dan 19 Rumah Rusak