Di sisi lain, upaya pemulihan lingkungan terus digenjot, khususnya di daerah-daerah yang kondisinya sudah kritis. Reboisasi tidak hanya dipandang sebagai kegiatan penanaman pohon, tetapi sebagai investasi untuk menjaga ketersediaan sumber daya air yang vital bagi pertanian dan kehidupan masyarakat.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu, Arifudin, menegaskan komitmen ini. Ia menyoroti pentingnya pemulihan di daerah hulu.
"Reboisasi harus terus digencarkan, terutama di lahan kritis dan kawasan hulu. Ini bagian dari upaya pemulihan ekosistem dan menjaga ketersediaan sumber air untuk pertanian," tuturnya.
Diversifikasi Pangan dari Pekarangan
Strategi ketahanan pangan di Dompu juga melihat potensi skala mikro. Pemerintah mendorong diversifikasi pangan lokal dan pemanfaatan pekarangan melalui program Pangan Lestari. Program ini bertujuan membangun ketahanan pangan mulai dari tingkat rumah tangga, sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu jenis komoditas dan fluktuasi pasokan dari luar.
Dengan mengintegrasikan kebijakan dari sektor pertanian dan lingkungan, Pemerintah Kabupaten Dompu berupaya membangun fondasi yang kokoh. Harapannya, langkah-langkah konkret ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani saat ini, tetapi juga menjamin keberlanjutan sumber daya alam untuk generasi yang akan datang.
Artikel Terkait
Bupati Sumedang Tinjau Progres Akhir Perbaikan Jalan Burujul-Sanca
Presiden Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Akasaka Jepang
Wamen Sosial Ajak Masyarakat Teladani Tiga Pilar Kepemimpinan Sultan Hasanuddin di Haul ke-465
Dua Prajurit TNI Gugur dalam Insiden Terpisah di Misi UNIFIL Lebanon