MURIANETWORK.COM - Pemerintah Kabupaten Dompu menjalankan strategi terpadu untuk menjawab dua tantangan sekaligus: meningkatkan produksi pangan dan melestarikan lingkungan. Kebijakan ini diwujudkan dengan fokus pada intensifikasi lahan pertanian yang ada, percepatan reboisasi di daerah kritis, serta mendorong diversifikasi pangan lokal, tanpa melakukan perluasan lahan ke kawasan hutan.
Fokus pada Intensifikasi, Bukan Ekspansi
Di tengah tekanan untuk memenuhi kebutuhan pangan, Kabupaten Dompu memilih jalan berkelanjutan. Alih-alih membuka lahan baru yang berpotensi menggerus kawasan hutan, pemerintah setempat mengonsentrasikan upaya pada optimalisasi lahan pertanian yang sudah ada. Pendekatan ini menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara ketahanan pangan dan kelestarian ekosistem hutan yang berperan sebagai penyangga lingkungan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Dompu, Nurhidayat, menjelaskan strategi teknis yang diambil. Menurutnya, peningkatan produktivitas ditempuh melalui intervensi yang tepat sasaran.
"Kami fokus pada peningkatan produktivitas melalui penyediaan benih unggul, pemanfaatan teknologi pertanian, serta perbaikan sistem irigasi. Jadi tidak ada perluasan lahan ke kawasan hutan, tetapi memaksimalkan lahan yang sudah tersedia," jelasnya pada Jumat, 13 Februari 2026.
Artikel Terkait
Bupati Sumedang Tinjau Progres Akhir Perbaikan Jalan Burujul-Sanca
Presiden Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Akasaka Jepang
Wamen Sosial Ajak Masyarakat Teladani Tiga Pilar Kepemimpinan Sultan Hasanuddin di Haul ke-465
Dua Prajurit TNI Gugur dalam Insiden Terpisah di Misi UNIFIL Lebanon