Dari pemeriksaan fisik, jelas terlihat ada 13 lubang peluru di badan pesawat. Yang membuat penyelidikan rumit, para saksi mengaku tidak mengenali pelaku. Ada dugaan kuat bahwa mereka bukan warga sekitar. Para saksi ini rencananya akan dibawa ke Polres Boven Digoel di Tanah Merah untuk pemeriksaan lebih mendalam.
Di sisi lain, dampak dari teror ini masih terasa. Sekitar 33 orang pengungsi dilaporkan berada di Kepi, Mappi, dan enam orang lagi di Distrik Senggo. Akses menuju lokasi kejadian memang sulit. Cuma bisa lewat udara atau menyusuri sungai dengan perahu kecil.
Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol Adarma Sinaga, menyebut tim telah mengamankan sejumlah barang bukti kunci.
“Barang bukti yang berhasil diamankan kini telah diamankan untuk proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Adarma.
Satgas Ops Damai Cartenz-2026 sendiri bersikap tegas. Mereka menyatakan tak akan memberi ruang sedikitpun bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berani melakukan aksi kekerasan terhadap warga sipil atau sarana transportasi vital. Semua upaya penegakan hukum, ditegaskan, akan dilakukan secara terukur dan profesional, tentu dengan berpedoman pada aturan hukum yang berlaku.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Runner-up FIFA Series 2026 Usai Takluk Tipis dari Bulgaria
Motif Ekonomi di Balik Pembunuhan dan Mutilasi di Kios Ayam Geprek Bekasi
Pria Lansia Disiram Air Keras Saat Berangkat Salat Subuh di Bekasi
Polisi Tangkap Penadah Baru dan Temukan Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Bekasi