"Data inflasi ini sangat krusial karena akan memengaruhi arah kebijakan suku bunga pada rapat FOMC Maret mendatang," jelasnya.
Dinamika Ekspektasi Suku Bunga dan Likuidasi Pasar
Seiring tanda-tanda perlambatan ekonomi, ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga The Fed juga berubah. Peluang penurunan suku bunga pada Maret dilaporkan meningkat dari 7 persen menjadi 19 persen sepanjang bulan ini.
Volatilitas tinggi yang terjadi dalam 24 jam terakhir memicu gelombang likuidasi besar di pasar derivatif kripto. Total likuidasi mencapai USD 297 juta, dengan mayoritas sekitar 77 persen berasal dari posisi long. Ini mengindikasikan banyak trader yang bertaruh pada kenaikan harga terpaksa menutup posisi mereka akibat koreksi mendadak.
Arus Dana ETF dan Proyeksi Teknis
Dinamika juga terlihat pada arus dana ETF Bitcoin spot. Setelah dua hari berturut-turut mencatat aliran masuk bersih (net inflow), tren berbalik pada 11 Februari dengan aliran keluar bersih (net outflow) harian sebesar USD 276,30 juta. Pergantian tren ini mempertegas sikap kehati-hatian yang diambil oleh investor institusional.
Dari sisi analisis teknikal, pergerakan Bitcoin hari ini diperkirakan terbatas dalam rentang USD 64.000 hingga USD 68.000. Sementara itu, Ethereum berpotensi diperdagangkan di kisaran USD 1.900 hingga USD 2.200. Arah pasar selanjutnya sangat bergantung pada hasil rilis data inflasi AS, yang diprediksi akan menjadi katalis utama pergerakan harga dalam jangka pendek.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Runner-up FIFA Series 2026 Usai Takluk Tipis dari Bulgaria
Motif Ekonomi di Balik Pembunuhan dan Mutilasi di Kios Ayam Geprek Bekasi
Pria Lansia Disiram Air Keras Saat Berangkat Salat Subuh di Bekasi
Polisi Tangkap Penadah Baru dan Temukan Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Bekasi