Lagi-lagi insiden di laut memicu ketegangan. Otoritas Jepang baru-baru ini menyita sebuah kapal penangkap ikan asal China. Tak cuma itu, sang kapten kapal pun ikut ditangkap. Banyak yang menilai, peristiwa ini bisa memperkeruh hubungan kedua negara yang memang sedang tidak akur.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung di lepas pantai selatan Jepang, tepatnya Kamis lalu waktu setempat. Nah, ini terjadi cuma selang tiga bulan setelah PM Jepang Sanae Takaichi mengeluarkan pernyataan keras. Waktu itu, dia bilang negaranya siap turun tangan secara militer kalau China coba-coba merebut Taiwan dengan paksa. Gak perlu ditanya lagi, komentar itu langsung bikin Beijing naik pitam dan hubungan kedua negara pun jadi makin runyam.
Badan perikanan Jepang menjelaskan kronologinya. Mereka bilang, inspektur perikanan sempat memerintahkan kapal itu untuk berhenti dan diperiksa.
“Tapi kapal tersebut gagal mematuhinya dan malah memilih kabur,” begitu bunyi pernyataan resmi mereka yang dilansir AFP, Jumat kemarin.
“Akibatnya, kapten kapal itu akhirnya kami tangkap di hari yang sama,” imbuh pernyataan itu lagi.
Artikel Terkait
Buronan Interpol Bos Mafia Skotlandia Ditangkap di Bandara Bali
YLBHI Desak Kasus Penyiksaan Andrie Yunus Ditangani Peradilan Umum, Bukan Militer
Oknum Serka ATP Diduga Jadi Calo Penerimaan Prajurit di Maluku Tengah
WFH Jumat Resmi Berlaku untuk ASN, Sektor Vital Tetap Wajib ke Kantor