Di acara Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Prabowo Subianto berbicara blak-blakan. Topiknya berat: korupsi. Dia menyebut Indonesia tak perlu merasa malu untuk mengakui bahwa masalah ini masih sangat nyata dan terlalu banyak terjadi di tanah air.
“Banyak kawan-kawan luar negeri, kita tidak perlu malu kalau kita punya kekurangan,” ujarnya di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat lalu.
Lalu dia menegaskan, “Korupsi masih terlalu banyak. Kita harus habiskan korupsi dari bumi Indonesia.”
Nada suaranya tegas. Menurutnya, segala bentuk kebocoran uang negara, penyelewengan, dan manipulasi di semua tingkatan harus benar-benar diatasi. Namun begitu, Prabowo juga menyoroti peran kalangan pengusaha. Dia punya pesan khusus untuk mereka.
“Saya kumpulkan pengusaha-pengusaha yang sebagian besar adalah kawan saya sendiri, saya sampaikan, sudahlah, kalian sudah besar, sudah kaya, patuhi peraturan,” katanya.
Dia lalu menambahkan dengan nada sedikit sinis, “Kalian pinter-pinter, tapi di Indonesia ini orang pinter itu pinternya pinter mencari peluang mengatasi peraturan.”
Di akhir pernyataannya, Prabowo menggaungkan sebuah visi. Sebuah slogan untuk masa depan.
“So, kita harus bersihkan ya. Kita harus ada The New Indonesia. The New Indonesia, harus, tidak boleh, tidak boleh ada korupsi,” tegas Presiden.
Pidato singkat itu meninggalkan kesan serius. Sebuah tekad, atau setidaknya pengakuan jujur, tentang salah satu tantangan terberat bangsa ini.
Artikel Terkait
Imbauan Dinkes Tangerang Terlambat, Warga Sempat Konsumsi Ikan Tercemar Cisadane
Tim Gabungan Olah TKP Penembakan Pesawat di Bandara Korowai Batu
Puspom TNI Catat Penurunan Pelanggaran Prajurit Hampir 40% di 2025
Persebaya Ajak Bonek Donasi Alat Tulis Jelang Laga Kontra Bhayangkara FC