MURIANETWORK.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penanganan oknum bermasalah di dalam sebuah institusi harus tepat sasaran. Menurutnya, yang perlu ditindak adalah individu pelaku kesalahan, bukan dengan mencopot pimpinan atau membubarkan institusinya secara keseluruhan. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutannya pada acara peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Risiko Profesi dan Ketahanan Pimpinan
Dalam pidatonya, Prabowo mengawali dengan mengakui bahwa Polri kerap menjadi sorotan dan sasaran kritik di berbagai peristiwa. Situasi serupa, menurut pengalamannya, pernah dialami oleh TNI di masa lalu. Dia menggambarkan bagaimana para perwira tinggi pernah menghadapi tuduhan yang berat.
Menyadari dinamika tersebut, Prabowo lantas meminta agar Polri tetap tabah. Menjadi bulan-bulanan publik, dalam pandangannya, merupakan bagian dari risiko yang melekat pada profesi penegak hukum. Pesan ini disampaikan bukan sebagai pembenaran, melainkan sebagai penguatan mental institusi di tengah tekanan.
Artikel Terkait
Erick Thohir Apresiasi Performa Timnas Meski Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series
Lelang KPK Raup Rp 10,9 Miliar, Dua HP Bekas Laku Rp 59 Juta Tak Ditebus
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon, DPR Desak Langkah Diplomatik
Mantan Guru Depok Diamankan Usai Sebar Brosur Penawaran Jasa Seks di Pamulang