Polri punya rencana besar untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Mereka menargetkan pembangunan 10 unit gudang baru tahun ini, yang akan tersebar di delapan Polda. Ini adalah bagian dari komitmen mereka mendukung program yang digariskan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Kalau target itu tercapai, jumlah total gudang milik Polri bakal melonjak. Saat ini, mereka sudah mengoperasikan 18 gudang di 12 Polda. Dengan tambahan 10 unit, angkanya menjadi 28 gudang. Masing-masing punya kapasitas lumayan besar, yakni 1.000 ton.
Namun begitu, yang lebih ambisius lagi adalah proyek di Polda Metro Jaya. Di sana, Polri sedang membangun sebuah gudang raksasa berkapasitas 10 ribu ton. Harapannya jelas: meningkatkan kapasitas penyimpanan secara signifikan, mempercepat distribusi, dan akhirnya menjaga stabilitas pasokan pangan di berbagai daerah.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa ini bukan akhir dari rencana.
Tak cuma gudang utama, Polri juga mengerahkan aset-aset lain. Mereka menyediakan 30 gudang filial yang tersebar khususnya di wilayah Papua, di mana fasilitas Bulog belum ada. Gudang-gudang tambahan ini berasal dari aset Polri sendiri, pemerintah daerah, bahkan ada yang dipinjam dari masyarakat.
Menurut Listyo, kehadiran infrastruktur ini diharapkan memberi efek yang lebih luas.
Artikel Terkait
Kontroversi Penalti Akhiri Upaya Timnas Indonesia di Final FIFA Series
Angin Puting Beliung Terjang Kudus, 221 Rumah Rusak di Empat Desa
DKI Mulai Bangun Zebra Cross di Tebet, Respons Atas Inisiatif Warga
Guru MTs di Depok Diduga Sebar Brosur Jasa Seksual, Mengidap HIV Sejak 2014