MURIANETWORK.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, selaku Ketua Panitia Seleksi calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memberikan klarifikasi terkait sejumlah nama yang ramai disebut bakal mengikuti seleksi. Menanggapi isu yang beredar, Purbaya menyatakan belum melihat seluruh berkas pendaftaran dan memberikan penjelasan soal kemungkinan jalur lain bagi pejabat tertentu untuk berada di dewan pengawas sektor jasa keuangan itu.
Belum Ada Konfirmasi Soal Nama-Nama yang Ramai Diberitakan
Di tengah maraknya pemberitaan, beberapa nama seperti Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun disebut-sebut ikut dalam bursa calon pimpinan OJK. Menanggapi hal ini, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa dirinya belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Saya enggak tahu, saya belum melihat. Sudah banyak yang masuk, tetapi kan saya belum lihat semuanya,” ujarnya saat ditemui di Financial Club, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Klarifikasi Posisi Wakil Menteri Keuangan
Purbaya lantas memberikan penjelasan lebih rinci terkait posisi Suahasil Nazara. Menurutnya, sebagai anggota pansel yang juga berasal dari Kementerian Keuangan, Suahasil seharusnya tidak mendaftar dalam seleksi biasa. Namun, ada mekanisme lain yang memungkinkannya duduk di dewan komisioner.
“Kan dia bisa jadi ex-officio di situ kalau mau,” kata pria yang juga mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan itu.
Jabatan ex-officio di DK OJK, sebagaimana diatur dalam peraturan, memang diisi oleh perwakilan dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia tanpa melalui proses seleksi terbuka. Dengan demikian, peluang bagi Suahasil untuk berada di OJK tetap terbuka, meski bukan melalui jalur pendaftaran yang sedang diproses pansel.
Bantahan Soal Isu Politisi DPR
Selain itu, Purbaya juga dengan tegas membantah rumor yang menyebut anggota Komisi XI DPR akan mendapatkan “karpet merah” dalam seleksi kali ini. Ia menegaskan bahwa proses seleksi berjalan sesuai aturan dan tidak memberikan keistimewaan bagi kalangan politik.
“Komisi XI? Enggak, itu kan politik. Enggak seperti itu, jadi rumor itu mungkin salah,” tuturnya.
Penegasan dari Pihak Terkait
Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun sendiri telah membantah rumor yang menyebut namanya masuk bursa calon DK OJK. Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa tugasnya saat ini hanya fokus pada pimpinan Komisi XI, sesuai mandat dari partai.
“Tugas dari partai saya, dari ketua umum partai saya, Pak Bahlil, saya sebagai Ketua Komisi XI. Belum ada perintah selain perintah itu dan saya tidak mau berandai-andai,” ungkapnya saat ditemui di kantor Badan Pemeriksa Keuangan, Selasa (10/2/2026).
Dengan berbagai klarifikasi ini, proses seleksi calon pimpinan OJK diharapkan dapat berjalan lebih transparan. Pansel dipastikan akan bekerja berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan undang-undang, mengutamakan integritas dan kompetensi untuk mengisi posisi strategis di lembaga pengawas sektor keuangan tersebut.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Sebut Laba BUMN Melonjak Empat Kali Lipat, Peringatkan Pejabat yang Rugikan Negara
Serangan Ukraina Lumpuhkan Listrik Belgorod, 220 Ribu Warga Terdampak
Longsor Rusak Jalan dan Fasilitas Wisata Hutan Bambu Bekasi
Pemkot Bogor, TNI, dan Polri Tertibkan Lapak dan Kabel Ilegal di Surya Kencana