Erdogan Desak Negara OKI Percepat Integrasi Transportasi untuk Dongkrak Ekonomi

- Jumat, 13 Februari 2026 | 09:15 WIB
Erdogan Desak Negara OKI Percepat Integrasi Transportasi untuk Dongkrak Ekonomi

Erdogan menjelaskan bahwa penguatan konektivitas melalui sektor jalan raya, rel kereta api, pelabuhan, dan bandara akan membawa manfaat berlapis. Selain mendongkrak volume perdagangan antarnegara anggota, infrastruktur yang baik juga akan mempererat interaksi sosial dan pertukaran budaya. Hal ini pada akhirnya memperkuat kohesi dan solidaritas di antara negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim.

Sebagai bukti komitmen dan kemampuan, ia mencontohkan sejumlah proyek infrastruktur besar yang telah diselesaikan Turki. Terowongan Marmaray, Terowongan Eurasia, dan berbagai jembatan strategis disebutkannya sebagai investasi yang tidak hanya untuk dalam negeri, tetapi juga memperkuat rute perdagangan global.

Visi untuk Konektivitas Regional

Lebih dari sekadar proyek nasional, visi Ankara adalah membangun koridor lintas batas. Erdogan secara khusus menyoroti dukungan Turki terhadap Proyek Koridor Tengah Trans-Kaspia Timur-Barat. Proyek ini merupakan upaya untuk menghidupkan kembali semangat Jalur Sutra kuno dengan pendekatan dan teknologi modern.

Pertemuan di Istanbul itu sendiri telah menghasilkan seberapa kesepakatan penting. Para peserta sepakat membentuk peta jalan untuk memperkuat hubungan transportasi, meningkatkan solidaritas di forum internasional, dan menyusun dokumen strategi konektivitas transportasi OKI, di bawah kepresidenan Turki untuk organisasi tersebut.

Erdogan mengingatkan, kesepakatan di atas kertas harus diikuti dengan tindak lanjut yang konsisten. "Ia meyakini komitmen yang ditunjukkan hari ini akan membuka jalan bagi kemajuan ekonomi di masa depan," ungkapnya, menekankan pentingnya kelanjutan pertemuan teknis dan mekanisme pemantauan yang cermat agar semua keputusan dapat diimplementasikan secara efektif.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar