MURIANETWORK.COM - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mendorong warga di kawasan Borobudur, Magelang, untuk mengoptimalkan pelatihan keratihan anyaman eceng gondok sebagai peluang ekonomi baru. Kunjungan kerja ke Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Bumiharjo pada Kamis (12/2/2026) itu menandai dimulainya program kolaborasi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Magelang, dan PT Out of Asia, yang menyasar kelompok rentan.
Dari Tanaman Liar Menjadi Sumber Penghasilan
Di hadapan para peserta yang antusias, Agus Jabo menekankan bahwa pelatihan ini adalah sebuah bentuk "hijrah" menuju kemandirian ekonomi. Eceng gondok, yang sering dianggap sebagai gulma perairan, disulap menjadi bahan baku berdaya jual seperti tempat sampah dan tali anyaman.
Mewujudkan Visi Kemakmuran dari Tingkat Akar Rumput
Wamensos lebih lanjut menjelaskan bahwa program ini selaras dengan arahan Presiden untuk menciptakan masyarakat yang berdaya. Konsep kemandirian, dalam pandangannya, memiliki dampak nyata yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga.
Ia pun secara khusus meminta keseriusan para peserta, mengingat ini adalah langkah awal yang diharapkan dapat berkembang dan melibatkan lebih banyak warga lagi.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Motif Ekonomi di Balik Pembunuhan dan Mutilasi di Kios Ayam Geprek Bekasi
Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi Tak Naik di April 2026
Belanda Imbang Lawan Ekuador Usai Main dengan 10 Pemain Sejak Menit ke-12
Serangan Udara Israel Guncang Beirut Selatan, Mobil Dihantam Rudal Drone