Wamensos Tinjau Pembangunan Rumah Layak Huni untuk 10 Keluarga di Magelang

- Jumat, 13 Februari 2026 | 08:10 WIB
Wamensos Tinjau Pembangunan Rumah Layak Huni untuk 10 Keluarga di Magelang

Wamensos juga memberikan penekanan khusus pada peran krusial kepala desa dan kepala daerah sebagai ujung tombak pemerintahan. Menurutnya, mereka harus memiliki kepekaan tinggi terhadap kondisi riil masyarakat di wilayahnya.

"Jangan sampai kemudian terjadi sesuatu yang menimpa rakyatnya, tetapi kepala desanya, bupatinya tidak tahu. Jadi saya pesan itu, mari kita sebagai pejabat negara buka telinga kita, buka mata kita, lihat kehidupan masyarakat yang ada di wilayah kita masing-masing," tegasnya.

Ajakan untuk bersinergi pun disampaikan. Ia mendorong kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah agar respons terhadap persoalan masyarakat bisa lebih cepat dan tepat.

"Kita harus sinergi, harus berkolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah supaya persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rakyat secepatnya bisa kita tangani. Mari kita mengubah diri kita supaya kemudian rakyat yang ada di wilayah kita masing-masing betul-betul bisa kita perhatikan, bisa kita muliakan," jelas Agus.

Dukungan dan Harapan dari Tingkat Desa

Selain meninjau pembangunan, Agus juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada sepuluh keluarga penerima manfaat RST. Kehadiran program ini disambut positif oleh perangkat desa setempat.

Kepala Desa Purwosari, Hajar Budianto, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. "Harapan, doa kami semoga rumah yang nantinya dibangun itu bermanfaat, berkah untuk warga masyarakat Purwosari," ujar Hajar.

Peninjauan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kemensos, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magelang, serta perwakilan dari pihak mitra filantropi, menunjukkan komitmen multi-pihak dalam penanganan masalah kemiskinan dan perumahan.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar