MURIANETWORK.COM - Polisi di Jakarta Selatan kini tengah mendalami kasus viral yang melibatkan dugaan tindakan asusila di dalam taksi online. Insiden yang terjadi di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama itu telah memicu penyelidikan untuk mengungkap identitas pasangan terduga pelaku dan keterlibatan sopir. Kapolsek setempat menegaskan bahwa pihaknya akan memanggil sopir kendaraan untuk dimintai keterangan sebagai langkah awal penyelidikan.
Penyelidikan Polisi Dimulai
Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, mengonfirmasi bahwa penyelidikan resmi telah dilaksanakan. Langkah pertama yang diambil adalah melacak dan memeriksa sopir taksi online yang terkait dengan kejadian tersebut. Keterangan dari sopir dinilai krusial untuk melacak identitas kedua orang muda yang diduga terlibat.
“Kami nanti lakukan penyelidikan terlebih dahulu, terutama kami nanti akan cari tahu siapa sopir mobil ini,” jelas Kukuh, seperti dikutip dari keterangan pers.
Lebih lanjut, ia memerintahkan tim reskrim untuk segera menemui sopir tersebut. Upaya ini diharapkan dapat memberikan titik terang dan data awal yang akurat sebelum penyelidikan berkembang lebih jauh.
“Saya minta Kanit Reskrim untuk mencari tahu siapa sopir mobil tersebut untuk mencari tahu identitas anak muda-mudi ini,” tambahnya.
Kronologi dari Sudut Pandang Sopir
Kisah ini berawal dari kewaspadaan seorang sopir berinisial AR. Ia menerima orderan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan. Di tengah perjalanan, tingkah laku kedua penumpangnya mulai mencurigakan. Perempuan penumpang terus-menerus tiduran dengan kepala di pangkuan sang lelaki, memicu insting AR untuk lebih waspada.
Dengan hati-hati, ia menggeser spion tengah mobilnya untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Apa yang ia saksikan kemudian mendorongnya untuk mengambil tindakan.
Artikel Terkait
1 April: Harsiarnas, Hari Bank Dunia, dan Lupus Alert Day di Balik April Mop
Rembesan Air Keras di Mata Korban Penyiraman Baru Terdeteksi, Ancaman Kebutaan Permanen
Prabowo Sampaikan Apresiasi dan Komitmen Perkuat Hubungan dengan Jepang
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron