Menjelang Ramadan, suasana di Jakarta mulai terasa berbeda. Polda Metro Jaya pun tak tinggal diam. Mereka berencana menggelar Apel Kamtibmas gabungan pada akhir pekan ini, tepatnya hari Sabtu di kawasan Monas. Tujuannya jelas: menciptakan rasa aman agar ibadah puasa nanti bisa berjalan lebih khusyuk.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan hal itu dalam jumpa pers di Mapolda, Jakarta Selatan, Kamis lalu.
"Kita akan melaksanakan Apel Gabungan Satkamtibmas di hari Sabtu di Monas," ujar Budi.
Menurutnya, langkah ini dilakukan secara berkesinambungan untuk memberi ruang pada umat Muslim menjalankan ibadah tanpa gangguan. "Ini juga memberikan ruang kepada masyarakat yang beragama muslim untuk melaksanakan ibadah bulan suci Ramadan ini dengan khusyuk," tambahnya.
Operasi pengamanan menyambut Ramadan sendiri sebenarnya sudah disiapkan matang oleh jajaran Polda Metro. Apel pada Sabtu (14/2) itu menjadi semacam titik awal.
Sebelumnya, pihak kepolisian baru saja merampungkan Operasi Pekat Jaya 2026 yang berlangsung selama 15 hari. Meski operasi khusus itu berakhir, bukan berarti pengamanan dilonggarkan.
"Operasi Pekat Jaya ini memang waktunya sudah berakhir, tetapi dilanjutkan dengan adanya Satgas Anti Tawuran," jelas Budi.
Patroli akan tetap digelar, dalam skala besar, sedang, maupun kecil. Yang menarik, kegiatan ini nantinya akan melibatkan banyak pihak. "Dan ini semua diikuti oleh seluruh Polres jajaran, gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Kota DKI," ungkapnya.
Budi menegaskan komitmen Polda Metro untuk menjaga Jakarta dan sekitarnya. Operasi penindakan terhadap pelaku kriminal akan terus digencarkan tanpa henti.
Semua itu, kata dia, merupakan bagian dari program Kapolda. "Hal ini melihat bagaimana program Bapak Kapolda Metro Jaya untuk Jaga Jakarta tetap aman, sekaligus memastikan warganya merasa terlindungi dan diperhatikan," pungkas Budi Hermanto.
Artikel Terkait
Golkar Dorong RUU Obligasi Daerah untuk Kurangi Ketergantungan Anggaran ke Pusat
Simulasi TKA SMP 2026 Diluncurkan, Siswa Dapat Berlatih Soal Bahasa Indonesia
Menag Soroti Tren Negara Barat Adopsi Ekonomi Syariah, Dorong Indonesia Jadi Sokoguru
KPK Dalami Dugaan Pemanfaatan Jabatan Komisaris di 12 Perusahaan oleh Tersangka OTT Pajak