Polres Rokan Hulu Tetapkan Lima Tersangka dalam Bentrokan Lahan Sawit Berdarah

- Kamis, 12 Februari 2026 | 19:20 WIB
Polres Rokan Hulu Tetapkan Lima Tersangka dalam Bentrokan Lahan Sawit Berdarah

MURIANETWORK.COM - Polres Rokan Hulu (Rohul) telah menetapkan lima tersangka dalam kasus bentrokan berdarah yang dipicu sengketa pengelolaan lahan sawit di Kecamatan Bonai Darussalam. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (8/2/2026) sore itu menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya, dengan kerugian materil diperkirakan mencapai Rp70 juta. Polda Riau menegaskan komitmennya untuk menindak tegas semua pihak yang terlibat dan mencegah pengulangan kekerasan serupa.

Pernyataan Tegas Pimpinan Polri Daerah

Merespons insiden ini, jajaran pimpinan Polda Riau menyuarakan sikap tegas. Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, menekankan bahwa kekerasan seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Ia menyatakan bahwa penindakan hukum akan menyasar semua pelaku, termasuk pihak-pihak yang diduga menjadi otak atau penggerak aksi tersebut.

“Peristiwa kekerasan ini tidak boleh terulang. Kami tegaskan, seluruh pelaku, termasuk pihak yang menyuruh dan menggerakkan, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Hengki Haryadi dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Brigjen Hengki juga mengungkapkan keprihatinannya atas pola kekerasan yang terjadi. Sepanjang tahun berjalan, wilayah hukum Polda Riau telah mencatat enam kejadian serupa, yang secara kumulatif mengakibatkan puluhan korban luka dan satu korban jiwa.

Mobilisasi Tim dan Pendalaman Kasus

Untuk mendukung penyelidikan dan menciptakan rasa aman, Polda Riau telah memberangkatkan tim khusus ke lokasi. Langkah ini bertujuan menguatkan kapasitas Polres Rohul dalam pengejaran pelaku dan menjaga stabilitas keamanan. Dalam pandangan pimpinan, penegakan hukum harus mampu memberikan kepastian dan keadilan bagi masyarakat.

“Penegakan hukum bertujuan memberikan kepastian hukum, rasa aman, dan keadilan bagi masyarakat. Paradigma kepolisian modern adalah mencegah agar kejahatan tidak terjadi,” jelasnya.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar