Lebih lanjut, politisi yang membidangi persoalan agraria dan lingkungan di parlemen itu menerangkan bahwa akar mangrove yang kokoh berfungsi sebagai penahan gelombang alami yang efektif mencegah pengikisan garis pantai. Tak hanya itu, ekosistem ini juga merupakan penyerap karbon yang andal dan menjadi nursery ground bagi berbagai spesies laut bernilai ekonomi.
"Di dalam ekosistem mangrove hidup ikan, udang, dan kepiting yang menjadi sumber penghidupan nelayan. Jika mangrove terjaga, ekonomi masyarakat pesisir ikut terjaga," tuturnya.
Politik yang Diharapkan Masyarakat
Dwita Ria Gunadi menghubungkan aksi lapangan ini dengan semangat besar partainya. Ia menyatakan bahwa kegiatan semacam ini adalah perwujudan dari politik yang solutif dan menyentuh akar persoalan masyarakat.
"Kami ingin kehadiran Gerindra benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik melalui kebijakan di parlemen maupun aksi nyata di lapangan. Politik harus memberi solusi, bukan sekadar janji," tambahnya.
Antusiasme warga Way Ratai terlihat jelas selama acara berlangsung. Mereka tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga terlibat aktif dalam proses penanaman dan bersih-bersih. Harapan agar kegiatan konservasi ini berlanjut secara berkala disampaikan oleh beberapa warga, menandakan adanya kebutuhan riil akan pendampingan berkelanjutan di daerah pesisir tersebut. Suasana hangat dan penuh semangat gotong royong itu menjadi penutup dari rangkaian kegiatan yang bertujuan meninggalkan jejak nyata, baik di lingkungan maupun di hati masyarakat.
Artikel Terkait
Lelang KPK Raup Rp 10,9 Miliar, Dua HP Bekas Laku Rp 59 Juta Tak Ditebus
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon, DPR Desak Langkah Diplomatik
Mantan Guru Depok Diamankan Usai Sebar Brosur Penawaran Jasa Seks di Pamulang
BMKG Peringatkan Hujan Ringan hingga Petir Melanda Sejumlah Wilayah Hari Ini