Kadiv Humas Polri, Irjen. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa pilot dan kopilot sempat mengirimkan pesan darurat melalui perangkat GPS sebelum mereka terpaksa meninggalkan pesawat. “Situasi langsung kacau. Pilot, Kopilot dan penumpang berhamburan turun dan berusaha menyelamatkan diri,” tutur Isir.
Dalam kepanikan dan bahaya, upaya komunikasi terakhir sempat dilakukan. “Beberapa menit setelah kejadian, pilot sempat mengirim pesan singkat darurat melalui GPS Garmin kepada petugas operasional penerbangan, melaporkan bahwa mereka ditembaki dan berlari menyelamatkan diri ke hutan,” jelasnya.
Dua Pilot Tewas, Seluruh Penumpang Selamat
Sayangnya, upaya penyelamatan awak pesawat berakhir tragis. Saat berusaha menyusul penumpang yang berlindung, pilot dan kopilot justru menjadi sasaran tembakan yang lebih fokus dari para pelaku.
“Dua awak pesawat dinyatakan meninggal akibat luka tembak,” imbuh Isir. Kedua korban tersebut adalah Kapten Egon Erawan sebagai pilot dan Kapten Baskoro sebagai kopilot.
Di tengah duka atas gugurnya dua awak pesawat, sedikit kabar baik datang dari kondisi penumpang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, seluruh penumpang sipil yang berada di dalam pesawat berhasil menyelamatkan diri dan dinyatakan selamat dari insiden berdarah ini.
Artikel Terkait
Modus Ban Kempes, Begal Bobol Mobil dan Gasak Tas di Depok
Kepala Otorita IKN: Kantor Wapres di IKN Siap, Tunggu Keputusan
Rusia Usir Diplomat Inggris Diduga Mata-Mata, Hubungan Kedua Negara Memanas
Gus Ipul Minta Kepala Desa Hidupkan Puskesos untuk Perkuat Data Bansos