Ribut-ribut di media sosial yang melibatkan dua menteri, Sakti Wahyu Trenggono dari Kelautan dan Perikanan serta Purbaya Yudhi Sadewa dari Keuangan, akhirnya mendapat tanggapan dari Senayan. Ahmad Yohan, Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi PAN, angkat bicara.
Intinya, dia meminta kedua menteri dan semua pembantu presiden untuk lebih fokus.
"Para pembantu presiden harus fokus bantu presiden, jangan saling intrik," tegas Yohan saat berbincang dengan wartawan, Kamis (12/2/2026).
Nada bicaranya jelas prihatin. Menurutnya, komunikasi publik yang saling menegasi antarmenteri justru menciptakan kesan buruk. Seolah-olah tidak ada koordinasi yang solid di dalam kabinet sendiri.
Padahal, situasi seperti itu bisa berakibat luas. Di sisi lain, Yohan menekankan pentingnya kebijaksanaan.
"Para menteri harus lebih bijak dalam berkomunikasi, harus saling menjaga dan menguatkan," ujarnya.
Dia melanjutkan, kalau kesan tidak koordinasi ini dibiarkan, yang rugi akhirnya pemerintah juga. Masyarakat dan pelaku usaha bisa mulai curiga. Kepercayaan yang sudah dibangun perlahan-lahan bisa terkikis. Untuk apa?
Pesan politisi PAN ini sederhana: urusan internal seharusnya diselesaikan secara internal. Jangan sampai berlarut dan menjadi tontonan publik yang justru mengganggu kerja nyata membantu presiden.
Artikel Terkait
Banjir Bandang Terjang Desa di Bogor, Satu Mobil Terseret Arus
Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia Baru Capai 13,41 Persen, Payung Hukum Dinilai Mendesak
Satgas Pangan Laporkan Penurunan Harga Pokok Usai Operasi Pengawasan Masif
Food Station Perkuat Stok dan Gelar Pasar Murah Harian Antisipasi Lonjakan Ramadan 2026