Cuaca di Indonesia tampaknya akan kembali menunjukkan 'wajah' yang cukup serius dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis pembaruan prakiraan untuk Kamis, 12 Februari 2026, dan hasil pantauan mereka menunjukkan adanya pola yang perlu diwaspadai.
Intinya, ada dua pusaran angin atau sirkulasi siklonik yang terpantau aktif di Samudera Hindia, tepatnya di sebelah barat Pulau Sumatra. Fenomena ini, kata para prakirawan, bisa memicu pertumbuhan awan hujan yang lebih intens di berbagai daerah.
Miftah, seorang prakirawan BMKG, menjelaskan detailnya. Sistem ini membentuk zona pertemuan angin yang memanjang, mulai dari Samudera Hindia barat Sumatra Utara hingga ke barat daya Aceh. Zona serupa juga terbentang dari perairan barat daya Lampung hingga mendekati Banten. Tak hanya di sana, daerah pertemuan angin lainnya terlihat menyebar di banyak wilayah Indonesia.
Begitu penjelasan Miftah dalam tayangan infoBMKG, Rabu (11/2).
Dampak kombinasi dinamika atmosfer ini ternyata cukup signifikan. BMKG bahkan memberikan peringatan khusus untuk Kalimantan Timur, yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem. Warga di sana sebaiknya bersiap.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito dan PM Takaichi di Tokyo
SBY Kenang Juwono Sudarsono sebagai Pemikir Cemerlang di Balik Reformasi TNI
Tiga Mantan Anggota OPM di Sinak Kembali dan Sumpah Setia kepada NKRI
Kapten Idzes: Laga Lawan Bulgaria Ujian Nyata untuk Timnas Indonesia