“Saat posisi setengah jongkok dan akan berdiri di atas kloset, ketubannya pecah,”
sebut Dedi merinci.
RO pun turun tangan membantu proses persalinan. Setelah bayi lahir, mereka sempat kebingungan. Akhirnya, mereka mencari tutorial cara memotong tali pusar lewat internet. Cukup mengandalkan petunjuk dari dunia maya.
Begitu tali pusar berhasil dipotong, RO memegang bayi itu dan membersihkannya dengan tisu di atas kasur. Sementara NM sibuk membersihkan darah. Dia memasukkan tali pusar beserta ari-ari bayi ke dalam sebuah kantong plastik putih.
Lalu, apa yang terjadi? Bayi malang itu ditinggalkan begitu saja di kamar. Alasannya klasik, tapi memilukan: malu. Malu karena melahirkan di luar nikah, dan belum siap untuk berumah tangga.
“Jadi keterangan daripada kedua pelaku, mereka malu, dan belum siap menikah. Pada saat keluar daripada apartemen tersebut, mereka takut ketahuan oleh orang lain karena ternyata bayinya pada saat malam itu lahir,”
kata Dedi menutup penjelasan.
Artikel Terkait
Arema FC Hadapi Malut United dengan Tujuh Pemain Absen
Donghae Super Junior Umumkan Album Solo Perdana dan Tur Asia 2026
Ekspor Sumsel Anjlok 34,61% pada Dua Bulan Pertama 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Didominasi Cerah Berawan Hari Ini