"Keenam kendaraan sudah berhenti, karena di depan ada proyek. Selanjutnya datang kendaraan ketujuh (truk trailer) menghindar ke kanan, (lalu) menabrak bagian kanan depan kendaraan kelima (Sigra) dan menabrak belakang mobil keempat (Freed)," jelas Jajuli lebih lanjut.
Akibat insiden ini, lalu lintas sempat mengalami gangguan. Posisi kendaraan-kendaraan yang terlibat pun berpencaran, dengan beberapa berada di lajur utama dan lainnya terhempas ke bahu jalan.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski melibatkan banyak kendaraan dan terjadi di dalam terowongan yang rawan, hasil investigasi sementara menunjukkan kabar yang patut disyukuri. Kepala PJR Jagorawi menegaskan bahwa insiden ini hanya menyebabkan kerusakan pada kendaraan.
"Iya benar (kecelakaan beruntun). Nggak ada korban, hanya materi saja," ucap Jajuli saat dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut.
Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan ekstra, terutama saat melintasi area proyek dan ruas jalan yang visibilitasnya berubah seperti di dalam terowongan. Pengemudi disarankan untuk selalu menjaga jarak aman dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, terlebih ketika mendekati titik-titik yang rawan terjadi kemacetan mendadak.
Artikel Terkait
AS Siap Gelar Pertemuan dengan Iran Pekan Ini di Tengah Ketegangan
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Melintas di Tengah Blokade Selat Hormuz
Cedera Bahu Paksa Maverick Vinales Mundur dari MotoGP Amerika Serikat
Wisatawan Tewas Tersambar Petir Saat Mandi di Pantai Lumajang