Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Dubes Rusia Bahas Patung Chairil Anwar hingga Kerja Sama Arsip

- Rabu, 11 Februari 2026 | 15:25 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Dubes Rusia Bahas Patung Chairil Anwar hingga Kerja Sama Arsip

Menanggapi hal itu, Duta Besar Tolchenov menyampaikan bahwa banyak arsip di Rusia telah melalui proses digitalisasi, sehingga memungkinkan akses yang lebih mudah. Ia juga mengapresiasi kerja sama yang telah berjalan antara lembaga kearsipan nasional kedua negara.

Sinergi di Bidang Perfilman dan Pendidikan Seni

Di luar ranah sejarah, dunia kreatif juga menjadi fokus pembicaraan. Kedua pihak sepakat untuk menjajaki peluang kolaborasi produksi film, partisipasi dalam festival film internasional, dan penguatan jaringan industri kreatif. Fadli Zon menekankan bahwa partisipasi aktif dalam festival film masing-masing negara adalah cara efektif untuk mempertemukan para praktisi dan membangun kolaborasi yang organik.

"Partisipasi dalam kegiatan dan festival film masing-masing negara merupakan cara yang efektif untuk mempertemukan pelaku industri perfilman, sehingga kolaborasi dapat terjalin secara alami dan berkelanjutan," ujar Fadli Zon.

Kerja sama juga akan diperluas ke bidang pendidikan seni. Pertemuan membahas potensi kolaborasi antara institusi seni pertunjukan ternama di Rusia dengan lembaga pendidikan seni di Indonesia, yang bertujuan untuk mendorong pertukaran pengetahuan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Undangan untuk Forum Budaya Dunia Muslim

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Tolchenov secara khusus menyampaikan undangan kepada Menbud Fadli Zon untuk menghadiri Congress of the OIC Ministers of Culture di Kazan. Forum strategis ini tidak hanya membahas isu-isu kebudayaan, tetapi juga ekonomi kreatif dunia Muslim seperti ekonomi halal, fesyen, dan kuliner, yang melibatkan pelaku industri dari Indonesia.

Pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon I Kementerian Kebudayaan ini menutup dengan penegasan komitmen bersama. Kolaborasi di bidang seni, sejarah, film, dan pendidikan ini dipandang sebagai instrumen diplomasi budaya yang vital untuk memperkuat jembatan pemahaman dan persahabatan antar masyarakat Indonesia dan Rusia dalam jangka panjang.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar