Pesawat Netanyahu Melintasi Tiga Negara Pihak Statuta Roma, Tak Ada Penangkapan

- Rabu, 11 Februari 2026 | 11:40 WIB
Pesawat Netanyahu Melintasi Tiga Negara Pihak Statuta Roma, Tak Ada Penangkapan

Pesawat Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tetap melaju menuju Amerika Serikat. Yang menarik, rute yang ditempuh 'Wing of Zion' begitu pesawat itu dijuluki membawanya melintasi langit tiga negara yang sebenarnya punya kewajiban hukum menangkapnya.

Menurut data dari FlightRadar yang dilaporkan Anadolu Agency, Rabu (11/2/2026), pesawat itu terpantau di atas Yunani, Italia, dan Prancis sepanjang Selasa waktu setempat. Padahal, ketiganya adalah pihak dalam Statuta Roma. Artinya, mereka terikat untuk menjalankan surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional atau ICC.

Namun begitu, tak ada satu pun dari ketiga negara itu yang menutup wilayah udaranya. Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang keluar dari pemerintah Yunani, Italia, maupun Prancis mengenai laporan pelintasan ini.

ICC sendiri sudah mengeluarkan surat perintah untuk Netanyahu sejak November 2024. Dakwaannya berat: kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza. Konflik yang dimulai Oktober 2023 itu telah menewaskan lebih dari 72.000 orang.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar