Gubernur DKI Minta Pengawasan Fasilitas Publik Diperketat Usai Marak Pencurian di Siang Hari

- Selasa, 10 Februari 2026 | 19:20 WIB
Gubernur DKI Minta Pengawasan Fasilitas Publik Diperketat Usai Marak Pencurian di Siang Hari

MURIANETWORK.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta peningkatan pengawasan terhadap fasilitas publik di Ibu Kota menyusul maraknya aksi pencurian yang berani dilakukan di siang hari. Permintaan ini disampaikan langsung oleh Pramono saat menanggapi keluhan warga mengenai kerusakan fasilitas umum, seperti lampu jalan dan trotoar, dalam sebuah forum diskusi publik di Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).

Modus Pencurian di Siang Bolong

Dalam paparannya, Pramono mengungkapkan salah satu modus yang digunakan para pelaku, yaitu beraksi di tengah terik matahari untuk menyamar sebagai petugas resmi. Dengan cara ini, aksi pembongkaran dan pencurian kabel listrik di bawah jalan, seperti yang terjadi di Jakarta Utara, bisa berlangsung tanpa mencurigai warga sekitar.

"Kemarin di Jakarta Utara, siang bolong dibongkar kabel yang di bawah jalan," ujarnya.

Ia menjelaskan, penyamaran tersebut membuat aktivitas ilegal itu terlihat seperti pekerjaan normal dari dinas terkait. "Kelihatannya seperti petugas resmi yang sedang membongkar kabel," lanjut Pramono.

Lampu Hias Kawasan Semanggi Tiga Kali Raib

Persoalan pencurian fasilitas publik ini ternyata bukan kasus terisolasi. Gubernur juga menyoroti nasib lampu-lampu hias di kawasan Semanggi yang meski berada di lokasi strategis dan diawasi CCTV, tetap menjadi sasaran empuk pencuri.

Padahal, pemasangan lampu tersebut dimaksudkan untuk mempercantik dan menerangi kawasan tersebut. Kenyataannya, investasi untuk keindahan kota itu harus terulang hingga tiga kali karena aksi penjarahan.

"Teman-teman pasti tidak pernah membayangkan yang namanya Semanggi, itu sekarang kita kasih lampu terangnya beragam. Tahu nggak, itu sudah tiga kali diganti. Ke mana lampu itu? Dicuri," tegasnya.

Fenomena ini, menurut pengamatan di lapangan, menunjukkan tingkat kelancangan pelaku yang semakin tinggi. Mereka tak segan menargetkan aset kota di tempat ramai, memanfaatkan celah pengawasan yang mungkin masih longgar. Imbauan Gubernur untuk memperketat pengawasannya pun menjadi langkah penting untuk mengamankan aset publik dan menjamin kenyamanan warga Jakarta.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar