Pemprov DKI Jamin Layanan Kesehatan Tetap Berjalan bagi 270 Ribu Warga Nonaktif BPJS

- Selasa, 10 Februari 2026 | 10:40 WIB
Pemprov DKI Jamin Layanan Kesehatan Tetap Berjalan bagi 270 Ribu Warga Nonaktif BPJS

Layanan Kesehatan Tetap Jalan, Meski Status BPJS Warga Nonaktif

Puskesmas Pembantu di Serdang, Jakarta Pusat, ramai seperti biasa pada Selasa siang itu. Di tengah keriuhan itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pesan penting: layanan kesehatan untuk warga tidak akan dikurangi. Ini disampaikannya menanggapi keputusan pemerintah pusat yang menonaktifkan sekitar 270 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan BPJS per 1 Februari 2026.

"Dengan keputusan Menteri Sosial itu, di Jakarta kurang lebih 270 ribu peserta yang terdampak," ujar Pramono.

Namun begitu, ia menegaskan komitmen Pemprov DKI. "Tetapi Pemerintah Jakarta tetap harus hadir. Pelayanan tidak boleh berkurang," tegasnya.

Intinya, warga yang terdampak tak perlu khawatir. Pramono menyebut Jakarta punya cadangan pembiayaan. Skemanya melalui segmen PBPU-BP Pemda, yang ditujukan untuk peserta bukan penerima upah yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.

"Jadi siapapun yang misalnya belum teraktivasi, Jakarta akan memberikan pelayanan yang sama," jelasnya. Ruang anggaran itu akan digunakan untuk menutupi kekosongan.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar