“Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman,” tambahnya.
Keempat pemuda itu kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsubsektor KIP Pulo Gadung. Patroli malam seperti ini sendiri bakal terus digencarkan. Tujuannya jelas: menekan angka tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan lain yang masih sering muncul di Jakarta Timur.
Menurut Budi Hermanto, kehadiran aparat di jam-jam rawan terbukti cukup efektif. Setidaknya, bisa mencegah bentrokan yang ujung-ujungnya membahayakan nyawa orang tak bersalah.
Di sisi lain, kepolisian juga tak bisa bekerja sendirian. Masyarakat diajak berperan aktif. Melaporkan aktivitas mencurigakan ke nomor darurat 110 adalah salah satu bentuk sinergi yang diharapkan. Kerja sama semacam ini, jika solid, bisa menciptakan lingkungan yang jauh lebih aman dan tertib untuk semua.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di Laga Perdana FIFA Series Malam Ini
1.300 Personel Gabungan Amankan Dua Laga FIFA Series di GBK
Panglima TNI Ambil Alih Langsung Jabatan Kepala BAIS di Tengah Kasus Aktivis
Bappenas Soroti Peran Vital Riset BRIN untuk Dongkrak Produktivitas Peternakan