Presiden Prabowo Beri Arahan Awal Tahun kepada Pimpinan TNI-Polri

- Selasa, 10 Februari 2026 | 08:15 WIB
Presiden Prabowo Beri Arahan Awal Tahun kepada Pimpinan TNI-Polri

Senin pagi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, suasana tampak berbeda. Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh pimpinan puncak TNI dan Polri. Agenda utamanya sederhana: memberi arahan awal tahun. Namun begitu, momen ini punya bobot tersendiri. Prabowo menekankan, seluruh personel harus fokus pada tugas, bekerja secara profesional, dan yang paling penting, selalu berada di sisi rakyat.

Rapat Pimpinan atau Rapim itu digelar di halaman istana, mulai sekitar pukul sepuluh pagi. Hadir tak hanya jajaran militer dan kepolisian, tapi juga sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Dari Menko Polkam Djamari Chaniago, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, hingga Mendagri Tito Karnavian turut menyimak.

Di sisi lain, barisan seragam lengkap memenuhi tempat duduk. Terlihat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo duduk berdekatan. Mereka didampingi para wakil serta kepala staf angkatan: KSAD Maruli Simanjuntak, KSAL Muhammad Ali, dan KSAU Mohamad Tonny Harjono.

Menurut KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, ini sebenarnya acara rutin tahunan. Intinya evaluasi kinerja setahun belakangan, lalu dilanjutkan dengan taklimat atau pengarahan langsung dari Presiden.

"Ini kan acara rutin saja, evaluasi, langkah-langkah ke depan. Biasa kita dapet pengarahan dari presiden,"

ujar Maruli seusai rapat.

Nah, arahan itu nantinya tak berhenti di sini. Maruli menyebut akan ada rapat-rapat turunan di tubuh TNI, khususnya Angkatan Darat, untuk menjabarkan lebih detail petunjuk dari presiden.

"Ya nanti ada Rapim TNI lagi. Rapat (AD) ada lagi nanti, turunan-turunan dari petunjuk presiden apa yang kita lakukan,"

tambah mantan Pangkostrad itu. Jadi, pertemuan hari ini ibarat penggerak roda pertama untuk langkah-langkah berikutnya sepanjang tahun.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar