PAN Konfirmasi Dukungan ke Prabowo untuk Pilpres 2029, Cawapres Masih Dibahas

- Senin, 09 Februari 2026 | 14:50 WIB
PAN Konfirmasi Dukungan ke Prabowo untuk Pilpres 2029, Cawapres Masih Dibahas

MURIANETWORK.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) mengonfirmasi dukungannya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk maju kembali pada Pilpres 2029. Pernyataan ini disampaikan oleh jajaran partai, meski posisi calon wakil presiden masih akan menjadi bahan diskusi internal. Sikap ini muncul tak lama setelah dukungan serupa disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, menandai dinamika awal koalisi pemerintah dalam memandang kontestasi politik lima tahun mendatang.

PAN Tegaskan Dukungan, Soal Cawapres Masih Terbuka

Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, menegaskan konsistensi partainya dalam mendukung Prabowo. Ia mengingatkan bahwa PAN adalah satu-satunya partai di luar Gerindra yang telah tiga kali berpasangan dengan Prabowo dalam kontestasi pilpres.

“Saya kira Pak Zulkifli Hasan, ketua umum saya, pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang. Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai loh di luar Gerindra, yang konsisten mendukung Bapak Prabowo tiga kali dalam tiga pilpres,” tutur Eddy di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (5/2).

Namun, Eddy dengan hati-hati memisahkan dukungan untuk Prabowo dengan pasangannya saat ini, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menyebut bahwa soal calon wakil presiden nantinya akan bergantung pada simbiosis dan kerja sama politik yang terjalin.

Respons Gibran dan Ruang dari PAN

Menanggapi isu ini, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memilih untuk tidak berkomentar langsung. Ia menyatakan sedang fokus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu presiden.

Pihak PAN sendiri memberikan respons yang cukup terbuka. Wakil DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyebut partainya memberi ruang bagi Gibran untuk berkontribusi tanpa dibebani spekulasi politik.

“Kita kasih ruang ke semua pihak untuk berkontribusi. Terkhusus bagi mas Gibran. Sebagai wapres, dia tentu punya beban moral untuk menyukseskan semua program pemerintah. Wajar jika dia tidak mau juga berkomentar soal pilpres,” jelas Saleh pada Senin (9/2/2026).

Prabowo Dinilai Akan Tentukan Langkah Setelah Evaluasi

Dari kubu Partai Gerindra, respons terhadap dukungan awal ini terukur. Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa keputusan akhir Prabowo untuk maju kembali akan sangat bergantung pada capaian pemerintahan periode pertama.

“Pak Prabowo itu pasti akan menentukan langkah setelah melihat dalam periode pertama, apakah pekerjaan dan tugas-tugas dapat diselesaikan dengan baik dan bermanfaat untuk rakyat banyak,” ungkap Dasco usai perayaan HUT partainya di Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).

Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa evaluasi kinerja akan menjadi pertimbangan utama, sebelum pembicaraan tentang format pasangan dimatangkan.

Analisis: Urgensi dan Dinamika Koalisi di Awal Masa Jabatan

Menguatnya pernyataan dukungan di tahun pertama pemerintahan ini memantik pertanyaan tentang urgensi dan timing-nya. Di tengah beragam persoalan mendesak yang dihadapi bangsa, isu suksesi politik 2029 sudah mulai mengemuka. Para pengamat memandang langkah ini sebagai bagian dari manuver politik untuk mengonsolidasi sekaligus menguji kekuatan di dalam koalisi pemerintah.

Pertanyaan kritis yang mengemuka adalah sejauh mana Prabowo dapat menentukan pilihan politiknya secara independen, terlepas dari bayangan besar dan warisan politik pendahulunya. Diskusi ini menyentuh inti dari dinamika suksesi kekuasaan dan pembentukan aliansi baru di pentas politik nasional.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar