MURIANETWORK.COM - Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut tingkat kepuasan publik atau approval rating terhadap pemerintahan merupakan masukan krusial untuk evaluasi. Pernyataan ini disampaikan menanggapi survei terbaru yang menunjukkan mayoritas publik puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto, namun tetap menyisakan catatan perbaikan.
Survei Sebagai Bahan Evaluasi Pemerintah
Di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026), politisi senior itu menekankan bahwa hasil survei tidak sekadar angka. Menurutnya, data tersebut berfungsi sebagai alat introspeksi bagi pemerintah untuk menyempurnakan kebijakan dan kinerja ke depan.
"Ya, yang pertama approval rating itu kita anggap sebagai sebuah masukan, juga sebuah evaluasi, juga bahan introspeksi," tutur Dasco.
Fokus pada Catatan untuk Perbaikan
Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR ini mengungkapkan bahwa justru bagian dari survei yang berisi kritik atau ketidakpuasan menjadi perhatian utama. Pemerintah, termasuk Presiden Prabowo, dikatakannya akan menjadikan catatan itu sebagai pijakan untuk melakukan koreksi.
"Karena dari approval rating itu juga masih ada yang kita lihat juga berupa catatan-catatan, yang tentunya justru catatan-catatan itu yang menjadi perhatian kami, menjadi perhatian pemerintah, menjadi perhatian Pak Prabowo, untuk dijadikan bahan introspeksi untuk perbaikan ke depan," jelasnya.
Meski persentase ketidakpuasan dalam survei tersebut relatif kecil, Dasco menilai hal itu tidak boleh diabaikan. Dalam pandangannya, setiap masukan, sekecil apa pun, memiliki nilai penting untuk menyusun langkah yang lebih tepat sasaran.
"Walaupun cuma sekitar 2,3%, tapi itu cukup berarti dan penting menurut kami menjadi bahan masukan nantinya," ujarnya.
Konteks Hasil Survei Terkini
Pernyataan Dasco merespons rilis survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia mengenai kinerja Presiden Prabowo Subianto. Hasil survei mengungkapkan bahwa 79,9% responden menyatakan kepuasan terhadap kinerja Presiden ke-8 Indonesia itu. Angka ini memberikan gambaran awal mengenai penerimaan publik sekaligus menyisakan ruang untuk refleksi, sebagaimana yang disoroti oleh pimpinan partai koalisi tersebut.
Artikel Terkait
Teguran Soal Drum Berisik Berujung Penganiayaan dan Laporan Balik di Cengkareng
Ribuan Warga Australia Protes Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog
Cara Cek Peringkat Kesejahteraan Keluarga di Aplikasi Cek Bansos
Hyundai Santa Fe XRT Resmi Dirilis, Harga Rp932,4 Juta di Jakarta