Stadion Allianz bergemuruh, tapi bukan untuk kemenangan. Juventus nyaris kalah di kandang sendiri, Senin dini hari tadi. Lazio yang datang sebagai tamu malah sempat bikin jantung para tifosi Bianconeri berdebar kencang. Mereka unggul cepat dua gol tanpa balas. Tapi, drama Serie A memang tak pernah habis. Si Nyonya Besar bangkit di menit-menit akhir, memaksa laga berakhir dengan skor imbang 2-2.
Pierre Kalulu, bek yang jarang mencetak gol, jadi pahlawan. Sundulannya di masa injury time menyelamatkan satu poin berharga untuk Juventus. Gol itu seperti pelepas dahaga setelah pengejaran panjang sepanjang babak kedua.
Padahal, awal pertandingan benar-benar suram bagi Massimiliano Allegri dan anak asuhnya. Lazio tampil efektif. Mereka memanfaatkan kesalahan fatal Manuel Locatelli di lini tengah. Daniel Maldini ya, putra legenda AC Milan itu langsung menyambar. Upan terobosannya sempurna untuk diteruskan Pedro menjadi gol. 1-0 untuk Lazio bertahan hingga turun minum.
Dan pukulan kedua datang tak lama setelah babak kedua dimulai. Hanya dua menit berjalan, Gustav Isaksen menggandakan keunggulan lewat serangan balik kilat. Tembakan kerasnya tak bisa dihalangi Di Gregorio. 2-0. Situasi makin runyam bagi Juventus.
Tertinggal dua gol, Juventus baru benar-benar terbangun. Mereka mendominasi penguasaan bola, menekan tanpa henti. Tekanan itu akhirnya berbuah di menit ke-59. Weston McKennie, dengan sundulannya, membuka harapan. 2-1. Semangat tim dan suporter langsung menyala.
McKennie bahkan hampir menyamakan kedudukan beberapa saat kemudian. Sayang, golnya dianulir wasit karena offside. Rasanya seperti tamparan. Tapi Juventus tak menyerah. Serangan demi serangan dilancarkan, sampai akhirnya Kalulu muncul di kotak penalti. Ia menyambar umpan silang, dan bola mendarat sempurna di pojok gawang. 2-2! Stadion pun meledak.
Artikel Terkait
Pemerintah Gandeng Tzu Chi Percepat Pembangunan Huntap Korban Longsor Tapanuli Utara
Korlantas Siapkan Rekayasa One Way di Tol Trans Jawa untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Transjakarta SH2 Catat 19.000 Penumpang Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
John Herdman Awali Era Baru Timnas Indonesia dengan Target Jangka Panjang Piala Dunia 2030