“Harapannya dengan adanya perpanjangan ini, layanan LRT juga semakin meningkat, sehingga banyak masyarakat yang berminat untuk berpindah dari moda transportasi pribadi ke LRT ini,” jelasnya.
Dampak pada Mobilitas Perkotaan
Dengan bertambahnya panjang jalur operasi menjadi 12,2 kilometer, LRT Jakarta diharapkan dapat memangkas hambatan mobilitas. Selama ini, proses transit dan naik-turun antar moda menjadi salah satu keluhan pengguna angkutan umum.
Kehadiran rute terintegrasi ini diyakini akan memberikan alternatif yang lebih efisien. Ramdani menambahkan, manfaatnya tidak hanya dirasakan secara individual, tetapi juga bagi ekosistem transportasi kota secara keseluruhan.
“Harapannya, mobilitas di Jakarta ini lebih bebas hambatan dan masyarakat bisa lebih tepat waktu menuju pusat kota,” tambahnya.
Di lapangan, pengerjaan proyek fase 1B terus dikebut untuk memenuhi target operasi penuh pada Agustus 2026 mendatang. Pencapaian target ini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat jaringan transportasi massal Jakarta yang terintegrasi.
Artikel Terkait
Meta Restrukturisasi Divisi, Ratusan Karyawan Terdampak
Jasa Marga Tawarkan Diskon Tol 30% untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Puasa Sunah Syawal
BMKG Kendari Waspadakan Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang di Sultra