Upaya ini menunjukkan komitmen lembaga berita yang telah berpengalaman puluhan tahun dalam menyajikan informasi, untuk turut membangun ketahanan masyarakat terhadap misinformasi. Literasi media dinilai sebagai kebutuhan mendesak, dan peran institusi pers dalam hal ini dianggap sangat krusial.
Seorang perwakilan dari tim edukasi ANTARA menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat. "Publik tidak boleh lagi menjadi pihak yang pasif. Dengan bekal literasi yang memadai, mereka bisa menjadi filter pertama dalam memilah informasi," jelasnya.
Semarakkan KP3B dengan Warna Jurnalisme
Kehadiran stan ANTARA di Taman Badak, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), turut menyemarakkan lokasi acara. Stan yang didominasi warna khas korporat itu menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi. Suasana terasa hidup dengan diskusi ringan seputar dunia jurnalistik yang terjadi antara staf ANTARA dan para pengunjung dari berbagai kalangan.
Partisipasi dalam acara jelang HPN 2026 ini sekaligus menjadi bentuk keberlanjutan peran ANTARA di luar fungsi pemberitaan sehari-hari. Dengan turun langsung ke komunitas, lembaga ini memperkuat ikatan dengan publik, sekaligus menegaskan relevansinya dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab untuk masa depan.
Artikel Terkait
Macron Desak Iran Hentikan Serangan di Teluk, Garda Revolusi Balas dengan Rudal ke Israel dan Pangkalan AS
Gubernur DKI Perintahkan Tindakan Tegas untuk Parkir Liar dan Jukir di Sekitar Monas
Arus Balik Lebaran di Bakauheni Sepi, Area Pejalan Kaki Masih Ramai
Kebijakan WFA 3 Hari Pasca-Lebaran 2026 Berlaku untuk ASN dan Swasta