Ahmad Habibie Raih Gelar Kiper Terbaik Piala Asia Futsal 2026

- Minggu, 08 Februari 2026 | 03:30 WIB
Ahmad Habibie Raih Gelar Kiper Terbaik Piala Asia Futsal 2026

Suasana Indonesia Arena, Sabtu malam itu, masih bergetar. Di tengah gemuruh sorak yang baru saja mereda, sorot kamera beralih ke satu sosok. Ahmad Habibie, penjaga gawang Timnas Futsal Indonesia, dipanggil ke depan panggung. Penghargaan Kiper Terbaik AFC Futsal Asian Cup 2026 resmi disematkan ke tangannya oleh Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono.

Nah, penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa meski gagal juara, Indonesia tetap punya pahlawan. Habibie jadi satu-satunya nama dari skuad Garuda yang masuk dalam daftar peraih penghargaan individu terbaik turnamen. Prestasi yang tak bisa dianggap remeh.

Bagaimana tidak? Sepanjang turnamen, kiper asal Cikunir itu benar-benar jadi benteng. Dia tampil luar biasa, hampir di setiap laga. Apalagi saat fase gugur melawan Vietnam, Jepang, hingga duel sengit melawan Iran di final. Habibie seperti tembok yang sulit ditembus.

Di sisi lain, gelar juara akhirnya memang dibawa pulang oleh Iran. Tim yang dijuluki Iranian Lions itu harus berjuang keras mengalahkan Indonesia di partai puncak, dalam sebuah laga yang penuh drama. Turnamen pun resmi berakhir dengan mereka di puncak.

Untuk kategori pencetak gol terbanyak, AFC punya keputusan menarik. Penghargaan itu jatuh ke tangan bomber Thailand, Muhammad Osamanmusa, yang mencetak 6 gol.

Memang, torehan 6 gol itu juga diraih oleh dua pemain lain: Kazuya Shimizu dari Jepang dan Hossein Tayyebi Bidgoli dari Iran. Tapi, Osamanmusa dianggap lebih layak. Semua golnya ia cetak hanya dalam empat pertandingan, lebih efisien dibanding Shimizu yang butuh 5 laga dan Tayyebi yang main 6 kali.

Adapun Iran baru mendapat penghargaan individu lainnya lewat Saeid Ahmad Abbasi. Pemain itu dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen, mengingat performanya yang mentereng dan konsisten dari awal hingga akhir Piala Asia Futsal 2026.

Malam penghargaan itu pun ditutup. Sorot lampu mulai redup, meninggalkan kenangan akan sebuah turnamen yang seru dan penuh kejutan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar