Koperasi Desa Merah Putih Sleman Dicanangkan Jadi Model Nasional

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 22:35 WIB
Koperasi Desa Merah Putih Sleman Dicanangkan Jadi Model Nasional

Sinergi Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyambut baik komitmen pemerintah pusat ini. Ia menekankan pentingnya sinergi kebijakan yang solid antar tingkat pemerintahan dan pelaku usaha agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan. Harmonisasi aturan dinilai krusial untuk memberi ruang gerak yang lebih leluasa bagi operasional koperasi desa.

"Semoga kebijakan yang akan terbit maupun yang belum terbit benar-benar memberikan ruang gerak agar koperasi dapat berjalan dengan baik," harap Harda.

Dukungan juga datang dari dunia usaha. Ketua Umum BPD HIPMI DIY, Ekawati Rahayu Putri, menyatakan kesiapan organisasinya untuk menyuplai berbagai komoditas, mulai dari beras hingga kecap, ke dalam jaringan Koperasi Merah Putih. Sinergi ini sekaligus membuka pintu kolaborasi bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka.

"Kami sedang mengolah beras, kecap, saus, seluruh lini yang ada dapat disuplai oleh HIPMI. Kami berkomitmen bersinergi dengan koperasi dan Kemenkop," ungkap Ekawati.

Harapan dari Tingkat Tapak

Di tingkat pelaksana, Ketua Kopdes Merah Putih Tamanmartani, Mawardi, mengakui bahwa koperasinya yang telah memiliki 1.412 anggota masih memerlukan dukungan yang lebih besar. Bantuan suplai produk dari mitra seperti HIPMI serta perluasan jaringan pemasaran menjadi harapan agar koperasi dapat benar-benar menjadi penggerak utama perekonomian di tingkat desa.

Dengan kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, dunia usaha, dan pengelola koperasi, langkah transformasi Koperasi Desa Merah Putih di Sleman ini diharapkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terwujud dalam praktik di lapangan untuk kesejahteraan bersama.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar