Perkembangannya cukup signifikan. Secara nasional, lebih dari 81.000 unit koperasi sudah terbentuk secara kelembagaan. Di sini, peran Kemendagri disebut strategis. Mereka bertugas memfasilitasi pemda dan memantau penyediaan lahan untuk pembangunan koperasi-koperasi baru.
Namun begitu, Wiyagus mengingatkan satu hal krusial: integritas. Semua tahapan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, sampai pengawasan, harus bersih. Integritas, baginya, adalah fondasi mutlak pelayanan publik. Tanpa itu, program sehebat apapun bisa mandek.
Di sisi lain, ia mengajak seluruh jajaran Forkopimda Kota Banjar untuk kompak. Mereka harus jadi “super team” yang solid demi mensukseskan program nasional.
“Di dalam super team itu ada para superman dan superwoman,” tuturnya dengan nada semangat.
“Siapa supermannya? Ya yang hadir di sini semua.”
Pertemuan itu dihadiri Wali Kota Banjar Sudarsono beserta jajaran pemkot, unsur Forkopimda, dan pejabat terkait. Usai memberi arahan, Wiyagus tak langsung pulang. Ia melanjutkan kunjungan ke Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hegarsari Pataruman. Di sana, ia meninjau fasilitas dan menyapa para petugas yang bertugas.
Artikel Terkait
Kondisi Mata Andrie Yunus Memburuk, RSCM Temukan Iskemia dan Lakukan Operasi Lanjutan
Mobil Listrik Tercebur ke Kolam Bundaran HI, Pengemudi Selamat
Pria Tua Terseret Kereta Barang di Surabaya, Selamat Meski Terlempar 30 Meter
Bupati Lampung Selatan Gelar Halalbihalal Terbuka untuk Ribuan Warga