Menteri Zulhas mengakui bahwa berbagai program besar di sektor pangan, termasuk penguatan produksi protein dan program makan bergizi, bukan pekerjaan singkat. Ia menyebut program makan bergizi yang tahun ini akan menjangkau 82,9 juta orang sebagai contoh.
"Belum makan bergizi, tahun ini kita akan memberikan ke 82,9 juta orang. Tentu tidak cukup 5 tahun," jelasnya.
Di luar program jangka panjang, pemerintah juga terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama dalam menyambut bulan Ramadan. Zulhas mengaku rutin turun ke lapangan untuk memantau kondisi pasar secara langsung dan memastikan ketersediaan stok, salah satunya melalui operasi pasar murah.
"Menyambut bulan suci Ramadan, tentu pangan ya. Presiden selalu memerintahkan harga-harga tidak boleh naik, kalau turun boleh. Nah itu tidak mudah memang. Ya, turun boleh tapi naik tidak boleh," lanjutnya.
Dengan kombinasi strategi jangka panjang untuk meningkatkan produksi dan langkah antisipatif menjaga stabilitas pasar, pemerintah berupaya membangun ketahanan pangan yang lebih kokoh dari hulu hingga hilir.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Pangkal Balam Mulai Bergerak, Roro Tertunda
Kondisi Mata Andrie Yunus Memburuk, RSCM Temukan Iskemia dan Lakukan Operasi Lanjutan
Mobil Listrik Tercebur ke Kolam Bundaran HI, Pengemudi Selamat
Pria Tua Terseret Kereta Barang di Surabaya, Selamat Meski Terlempar 30 Meter