Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, termasuk foto thorax, tim dokter menemukan lokasi paku yang membahayakan. Benda logam itu tidak masuk ke saluran pencernaan, melainkan tersangkut di saluran pernapasan, tepatnya di area paru-paru.
Dr. Nori Purnama memaparkan perbedaan kritis tersebut. "Kami melakukan pemeriksaan foto thorax. Saat itu baru diketahui ada tampak paku di daerah saluran pernapasan yaitu paru-paru. Pasien tersedak, kalau tertelan masuknya ke saluran pencernaan," tuturnya.
Kronologi Kejadian dan Kondisi Terkini
Insiden bermula dari kebiasaan kerja yang kerap dilakukan banyak orang. Saat sedang fokus memperbaiki kamar anaknya, korban meletakkan paku di antara bibirnya. Tanpa diduga, paku tersebut terpeleset dan terhirup, menyebabkan ia tersedak.
Beruntung, penanganan yang cepat dan tepat dari tim medis membuahkan hasil positif. Setelah melalui prosedur medis yang diperlukan, kondisi pasien dilaporkan telah stabil dan sedang dalam masa pemulihan.
Artikel Terkait
ASDP Siapkan Kapal Khusus Motor Jika Arus Balik di Bakauheni Padat
Arus Balik Lebaran Meningkat 50%, Pengelola Tol Siagakan Rekayasa Lalu Lintas
Pesawat Militer Kolombia Jatuh di Perbatasan, Puluhan Tewas
Nintendo Switch 2 Didesain dengan Baterai Mudah Diganti, Respons Aturan Uni Eropa