Mantan Stafsus Nadiem Buka Suara Soal Gaji Fantastis Konsultan dan IQ-nya di Sidang Korupsi Chromebook

- Jumat, 06 Februari 2026 | 07:10 WIB
Mantan Stafsus Nadiem Buka Suara Soal Gaji Fantastis Konsultan dan IQ-nya di Sidang Korupsi Chromebook

Dinamika sidang berubah ketika salah seorang hakim anggota, Sunoto, menyampaikan pertanyaan yang mengejutkan. Terkesan dengan ketenangan dan kelugasan Fiona dalam memberikan keterangan, hakim penasaran untuk mengetahui tingkat Intelligence Quotient (IQ) sang saksi.

"Jadi dari beberapa saksi yang saya perhatikan Saudara kelihatan tenang ya, lugas, cepat begitu. Jadi kalau misalnya saya boleh tahu IQ-nya berapa? Nggak, ya ini kalau mau menjawab," ujar hakim Sunoto.

Setelah awalnya menjawab tidak ingat, Fiona akhirnya menyebut angkanya saat hakim memberikan kisaran. "147," ucapnya.

Angka tersebut langsung mendapat respons dari hakim yang menyebutkannya sebagai tingkat kecerdasan yang "sangat superior". Namun, hal itu disusul dengan sentilan halus karena Fiona dinilai kerap lupa dalam menjawab beberapa pertanyaan di persidangan.

"Oh 147, 147 itu oh sangat superior ya. Kan sudah di atas 130. Jadi kalau diajak bicara fisika kuantum gitu nyambung Saudara," tutur hakim.

Fiona dengan cepat membalas, "Saya tidak menguasai fisika kuantum, Yang Mulia."

Hakim kemudian melanjutkan, "Nggak, orang bisa diajak bicara itu manakala IQ-nya ya 130 ke atas. Makanya saya perhatikan tadi Saudara tap-tap-tap. Tapi ya banyak lupanya."

Dengan gaya yang santai, Fiona merespons sentilan tersebut, "Betul, saya pikun banget."

Interaksi ini menyisakan kesan unik dalam sidang yang serius, sekaligus menggarisbawahi tekanan yang mungkin dihadapi seorang saksi di hadapan majelis hakim, terlepas dari latar belakang atau kapasitas kognitif mereka.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar