MURIANETWORK.COM - Perekonomian Provinsi Banten menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan yang meningkat pada tahun 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) setempat melaporkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,37 persen, angka yang lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 4,79 persen. Peningkatan ini didorong oleh kinerja kuat di triwulan terakhir serta kontribusi signifikan dari sektor-sektor utama, termasuk industri pengolahan dan ekspor.
Performa Triwulanan yang Menguat
Memasuki akhir tahun, laju pertumbuhan ekonomi Banten semakin menguat. Data BPS menunjukkan, pada triwulan IV-2025, perekonomian tumbuh 5,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Apabila dibandingkan dengan triwulan III-2025, pertumbuhan juga tercatat positif sebesar 2,22 persen, mengindikasikan momentum yang terjaga menjelang penutupan tahun.
Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Juliana, dalam keterangannya pada Kamis (4/2/2026), menegaskan optimisme ini. "Ekonomi Provinsi Banten tahun 2025 tumbuh sebesar 5,37 persen dan tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya," jelasnya.
Motor Penggerak dari Lapangan Usaha
Analisis lebih mendalam terhadap struktur perekonomian mengungkap dinamika yang menarik. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tercatat sebagai penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan laju mencapai 9,60 persen. Sektor Jasa Pendidikan serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum juga menunjukkan performa yang menggembirakan dengan pertumbuhan masing-masing di atas 6 persen.
Meski demikian, dari sisi kontribusi terhadap total perekonomian, struktur Banten masih bertumpu pada sektor industri. Industri Pengolahan tetap menjadi andalan dengan kontribusi mencapai 30,48 persen, diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran, serta Konstruksi. Hal ini mencerminkan karakteristik ekonomi Banten yang tetap kuat sebagai basis produksi dan logistik.
Daya Beli dan Ekspor Jadi Penopang
Dari sisi pengeluaran, sinyal pemulihan terlihat merata di semua komponen. Pertumbuhan paling tinggi justru datang dari Total Net Ekspor yang melonjak 11,27 persen, sebuah indikator yang positif bagi daya saing regional. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang mencerminkan investasi juga tumbuh sehat di angka 5,15 persen, sementara Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga tumbuh 4,70 persen, mencerminkan stabilnya daya beli masyarakat.
Pencapaian Nilai Output dan Kesejahteraan
Secara nominal, nilai perekonomian Banten terus mengembang. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp936,20 triliun. Dengan pencapaian tersebut, PDRB per kapita provinsi ini berada di angka Rp74,67 juta atau setara dengan US$4.532,45. Angka ini memberikan gambaran mengenai peningkatan output ekonomi secara keseluruhan yang berpotensi berkorelasi dengan peningkatan kesejahteraan.
Secara keseluruhan, data yang dirilis BPS menggambarkan ketahanan ekonomi Banten di tengah berbagai tantangan global. Pertumbuhan yang terdiversifikasi, ditopang oleh sektor tradisional yang solid dan kinerja ekspor yang prima, menjadi fondasi penting bagi stabilitas ekonomi daerah ke depannya.
Artikel Terkait
Lubang Kembali Muncul di Jalan Gatot Subroto, Warga Soroti Perbedaan Material Jalan
KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Banjarmasin Tersangka Suap Restitusi Pajak Rp 48 Miliar
Menteri Fadli Zon Resmikan Pameran, Cikal Bakal Museum Pajajaran di Bogor
Seleksi Deputi Industri Olahraga Kemenpora Dibanjiri 70 Pelamar dalam Dua Hari