Kondisi ini tentu berpengaruh pada bulan Ramadan yang diperkirakan jatuh di pertengahan Februari. Awal puasa tahun depan kemungkinan besar masih akan disertai guyuran hujan.
"Dengan kondisi tersebut, Februari-Maret masih berada dalam periode musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, terutama wilayah selatan ekuator seperti Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara," kata Andri.
Ia menambahkan, potensi hujan masih cukup dominan, termasuk hujan sedang hingga lebat secara lokal di wilayah tertentu.
Lalu kapan musim kemarau tiba? Secara klimatologis, peralihan musim baru dimulai April-Mei mendatang. Biasanya, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat jadi wilayah pertama yang mengalaminya, sebelum kemudian meluas ke daerah lain.
Andri menegaskan, BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca. "Kami akan menyampaikan pembaruan apabila terdapat perubahan signifikan," imbuhnya.
Artikel Terkait
Jet Tempur AS Tembak Drone Iran, Tapi Perundingan Tetap Jalan
Keluarga Pelaku Bawa Balita Saat Curi Paket Kurir di Kalibata
Menguak Sejarah 4 Februari: Dari Piagam Paris hingga Perjuangan Melawan Kanker
Rerie Desak Pemerintah dan Swasta Serius Buka Lapangan Kerja bagi Penyandang Disabilitas